Sabtu, 26 September 2015

Kebakaran Lahan di Bukit Pergasingan




(26/09) SEMBALUN, Lombok Timur – Bukit Pergasingan yang terletak di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur telah terbakar pada hari Kamis 24 September 2015. Menurut kesaksian warga sekitar, api dan kepulan asap mulai terlihat pada pukul 13.30 WITA. Titik api muncul dari bagian bawah bukit yang kemudian menyebar ke atas dan ke samping bukit mengikuti arah angin. 

Berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan hingga hari Jumat sore api masih menyala dan terus menyebar. Upaya – upaya seperti pembuatan sekat bakar untuk mencegah meluasnya api telah dilakukan. Akan tetapi upaya tersebut tidak berhasil mencegah api meluas. Hingga saat ini diperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai 50 hektar. 


Belum ada kepastian mengenai penyebab kebakaran muncul. Akan tetapi diduga kuat kebakaran terjadi karena faktor alam. Bukit Pergasingan yang termasuk dalam wilayah kawasan hutan KPHL Rinjani Timur diketahui memiliki dominasi vegetasi berupa ilalang. Kondisi yang kering dan panas saat musim kemarau seperti saat ini telah menyebabkan timbulnya percikan api dari gesekan ilalang tersebut. Ditambah dengan angin yang cukup kencang menyebabkan api semakin besar dan  pada akhirnya kebakaran meluas.

Sampai hari ini pemantauan akan terus dilakukan hingga api yang muncul telah dipastikan padam.

(MU)

Selasa, 22 September 2015

Selayang Pandang

Sumber daya hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang penting bagi kehidupan manusia. Seiring dengan bertambahnya angka laju kerusakan hutan setiap tahunnya menimbulkan kekhawatiran akan besarnya dampak negatif terhadap kondisi lingkungan yang akan berdampak pula bagi kehidupan manusia. Berbagai upaya pemerintah untuk menekan laju keruskaan hutan telah dilakukan. Salah satu langkah nyata pemerintah untuk melakukan pengelolaan kawasan hutan tertuang pada kebijakan mengenai pembentukan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) sebagai sebuah unit pengelolaan hutan di tingkat tapak seperti yang telah diamanahkan melalui Undang – undang No. 41 Tahun 1999 tentang kehutanan. Kebijakan lain yang muncul ialah Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 jo Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 2008 yakni mengamanahkan pembentukan Kesatuan Pengelolaan Hutan untuk seluruh wilayah hutan di Indonesia.

Kantor KPHL Rinjani Timur

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur merupakan salah satu dari 23 unit wilayah KPH di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.337/MENHUT-VII/2009 pada tanggal 15 Juni 2009. Berdasarkan hasil tata batas yang telah dilakukan, luas wilayah kawasan hutan KPHL Rinjani Timur ialah 37.063,67 Ha yang terdiri dari hutan lindung seluas 31.498,67 Ha dan hutan produksi seluas 5.565 ha yang meliputi beberapa Kelompok Hutan (KH) yakni KH. Rinjani (RTK 1), KH. Sekaroh (RTK 15), KH. Gong (RTK 8), KH. Petandakan (RTK 9), KH. Kedatu (RTK 10), KH. Rebanbela (RTK 11), KH. Gili Lawang, Gili Sulat, dan Gili Petagan (RTK 14).

Senin, 21 September 2015

Wisata Petualang di Bukit Pergasingan


Pengelolaan Bersama Masyarakat
Dalam rangka merealisasikan visi dan misi KPHL Rinjani Timur yaitu “Terwujudnya Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat untuk Kesejahteraan”, maka KPHL Rinjani Timur bersama masyarakat sekitar telah mengelola Bukit Pergasingan menjadi kawasan wisata alam. Bukit Pergasingan merupakan bagian dari wilayah tertentu KPHL Rinjani Timur yang dikelola bersama Koperasi Wisatani melalui skema kemitraan kehutanan. Terletak di kawasan Sembalun Kabupaten Lombok Timur yang telah terkenal dengan pemandangan alamnya, Bukit Pergasingan menjadi bagian tak terpisahkan dan mampu menyajikan atraksi yang menarik bagi wisatawan terutama  bagi yang menyukai kegiatan outdoor. 

Atraksi Wisata

sunrise dari Bukit Pergasingan
Paralayang
Bukit Pergasingan merupakan objek wisata alam minat khusus bagi para pecinta hiking maupun trekking. Namun tidak perlu khawatir karena pendaki yang tidak berpengalaman pun boleh mencoba untuk naik ke bukit ini. Jalur pendakian yang tergolong soft tracking dapat ditempuh dalam waktu ± 2 jam untuk sampai di puncak bukit. Terletak di ketinggian 1700 m di atas permukaan laut, Bukit Pergasingan menawarkan pemandangan Desa Sembalun dan bukit-bukit di sekitarnya dengan sangat indah.