Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juli 2016

Pembuatan Media Tanam dengan Kadaka

#DiaryPKLUNRAM KPHL RINJANI TIMUR

oleh Dony Sudirata Pratama | dokumentasi : St. Hardiyanti


Pembibitan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan tanaman baru agar jumlah tanaman bertambah. Pembibitan merupakan salah satu tahapan dalam sistem silvikultur untuk memenuhi kebutuhan bahan tanaman baru (bibit) yang siap ditanam ke lapangan. 

Pembuatan media tanam Kadaka
Pembibitan dengan menggunakan media kadaka merupakan pembuatan bibit yang dilakukan dengan menggunakan akar tumbuhan paku sebagai pengganti tanah. Media ini digunakan karena mempunyai beberapa kelebihan diantaranya dapat menyerap air dengan baik serta dapat juga menjaga kelembaban media dan sekitar lingkungan penanaman oleh akar tumbuhan paku tersebut. Disamping itu, kadaka ini cocok digunakan sebagai media pembibitan untuk tanaman kehutanan karena pada saat pemindahan anakan pohon, akar yang berada pada media kadaka mudah dicabut sehingga dapat meminimalisasi adanya kerusakan bibit. Selain itu juga media ini sangat cocok sebagai media tanam ditempat kering karena kemampuan mempertahankan dan menyerap airnya yang baik.

Sabtu, 23 Juli 2016

Tindak Lanjut Rencana Kerjasama Pihak CV. Agro dan HKm Dongo Baru Desa Sapit (Serai Wangi)

#DiaryPKLUNRAM KPHL Rinjani Timur

oleh : St. Hardiyanti (Diyan)



Pertemuan antara pihak CV. Agro dengan anggota HKm Dongo Baru yang difasilitasi oleh KPHL Rinjani Timur dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 23 Juli 2016 di salah satu rumah anggota HKm Dongo Baru di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Lombok Timur. Kedua pihak tersebut berencana untuk melakukan kerjasama dalam mengembangkan tanaman serai wangi di dalam areal perijinan Hutan Kemasyarakatan (HKm). Kegiatan ini dihadiri sekitar 15-20 orang yang terdiri dari anggota HKm Dongo Baru, perwakilan CV. Agro, KPHL Rinjani Timur, dan mahsiswa PKL.

Kegiatan pertemuan tersebut dibuka oleh Bapak Hilal selaku ketua umum HKm Dongo Baru. Dalam pembukaanya, Bapak Hilal mengingatkan kembali hasil dari pertemuan yang telah dilakukan sebelumya terkait kerja sama yang akan dilakukan dengan pihak CV. Agro untuk melakukan penanaman serai wangi dan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan awal tentang KPH. Pengenalan tentang KPH dimaksudkan untuk memberikan gambaran umum terkait dengan apa itu KPHL Rinjani timur, apa saja yang menjadi tugas dan fungsi KPH, wilayah kelola dari KPHL Rinjani timur, serta mengapa kerja sama ini harus mengikutkan KPH. Selanjutnya, proses kegiatan berlanjut kepada penyampaian beberapa hal oleh pihak CV Agro.

Pertemuan antara HKm Dongo Baru dan CV. Agro yang difasilitasi oleh KPHL Rinjani Timur di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur

Rabu, 27 Januari 2016

Membangun Hutan Tanaman Melalui Sistem Kemitraan Kehutanan


Sejak tanggal 26 maret 2015 Tim Pendamping Pemberdayaan Masyarakat KPHL Rinjani Timur terjun ke masyarakat sekitar kawasan hutan tertentu yang akan dijadikan areal kemitraan yang terletak di Desa Sugian Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur. Pertama, kami turun menemui pemerintah desa setempat untuk memperkenalkan diri sebagai Pendamping Masyarakat dan melakukan identifikasi ada dan tidaknya Kelompok Tani Hutan (KTH) di desa tersebut. Selain itu kami juga menyampaikan maksud dan tujuan program baru yang akan dicanangkan di Desa setempat, yaitu program Kemitraan Kehutanan bersama masyrakat sekitar kawasan hutan dengan acuan perundangan Peraturan Pemerintah Kehutanan Nomor 39 tahun 2013. Hasil identifikasi menyatakan bahwa, di Desa tersebut terdapat KTH dengan nama KTH Harapan Bersama. Akan tetapi, KTH tersebut masih belum dikukuhkan oleh pemerintah setempat. Selanjutnya, kami turun menemui ketua kelompok dan beberapa orang pengurus KTH tersebut. Hasil tinjauan kami terkait perkembangan kelompok yang telah dibentuk, ternyata KTH Harapan Bersama dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan pertemuan dari beberapa orang dengan struktur kepengurusan yang dibentuk diatas meja atau tanpa musyawarah, sehingga masyarakat belum mengerti akan maksud pembentukan KTH tersebut. 

Kamis, 03 Desember 2015

Yang Muda Yang Berjaya




Membangun Kemitraan Kehutanan di Wilayah Konflik, suatu tantangan baru yang diterima oleh tiga orang rimbawan sarjana muda yang saat ini tergabung dalam ikatan Tenaga Bakti Rimbawan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) di KPHL Rinjani Timur Unit IV  Nusa Tenggara Barat. Tiga orang rimbawan bernama Lukmanul Hakim, Bisrul Khofi dan Jamilyadhatus Sholihah mendapat tugas perdana untuk menggandeng masyarakat agar bersedia ikut serta bersama – sama dalam membangun Hutan melalui Sistem Kemitraan Kehutanan pada kawasan hutan produksi yang terletak di Desa Sugian Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur yang diketahui memiliki kondisi sosial, ekonomi dan politik yang cukup menantang.

Selasa, 27 Oktober 2015

Gandeng Masyarakat Hutanpun Lebat



Tonggak-tonggak pohon pada seluas mata memandang...
Yah begitulah kira-kira yang akan terlihat saat kita menginjakkan kaki di kawasan hutan yang terletak di Desa Sugian Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur saat ini. Aktivitas Illegal loging yang sudah menjadi bukan rahasia lagi, masyarakat secara terang-terangan menebang pohon di kawasan hutan ini dengan berbagai macam alasan, baik untuk kebutuhan rumah tangga yaitu untuk penggunaan kayu bakar maupun untuk di jual dengan cara pengumpulan dari beberapa orang. Pelaku penebangan ini antara lain adalah masyarakat desa setempat dan masyarakat desa sebelah yaitu desa X dengan motif adanya kecemburuan sosial terhadap adanya pihak asing yang masuk dan melakukan pengelolaan hutan setempat. Pihak asing tersebut yang tak lain adalah Perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) Sadana Arif Nusa.